Bungkoesotomotif.id, Bogor — PT Chery Sales Indonesia (CSI) yang baru melakukan peluncuran unit mobil listrik Chery Omoda E5 secara perdana di pabrik PT Handal Indonesia Motor (HIM) Bekasi pada Sabtu (2/12) spesifikasinya dipastikan tidak jauh berbeda dengan versi global.

Hanya saja untuk versi Indonesia tidak di sertakan fitur Vehicle to Load (V2L) karena fitur ini belum dibutuhkan melihat fungsi utama fitur V2L ini hanya sebagai sumber daya listrik layaknya colokan yang dibutuhkan untuk menghidupkan peralatan rumah tangga, salah satu contohnya adalah sebagai genset.

“Chery Omoda E5 yang diproduksi di pabrik PT HIM tidak jauh berbeda dengan versi globalnya. Selain itu range yang tersedia hanya pada varian 450 kilometer, di luar ada yang 700 kilometer,” ungkap Rifkie Setiawan Head of Marketing Sales PT CSI di acara diskusi bareng Forum Wartawan Otomotif (Forwot) bertempat di Pelangi Hotel & Resort Sentul Bogor pada Minggu (3/12).

Omoda E5 yang dibekali dengan colokan jenis CCS2 mendukung pengisian daya cepat sampai ke 85 persen dari baterai habis dalam waktu 35 menit, semenjak kapasitasnya 61 kWh dan motor listrik penggerak mampu mengeluarkan tenaga 221 dk dan torsi maksimum 340 Nm.

Sebagai kendaraan listrik setir kanan pertama di dunia, versi pasar Indonesia ini memiliki skema warna interior yang agak sedikit berbeda dengan unit yang debut di Shanghai Auto Show awal tahun 2023 lalu.

Yakni warna hitam dipadukan dengan aksen biru menyelimuti bagian interior, ditambah banyak bahan soft touch, sementara pada dasbor dihiasi oleh bentangan layar berukuran 24,6′ yang dibagi menjadi dua fungsi untuk head unit dan panel instrumen.

Sementara pengaturan jok elektris dibalut dengan kulit sintetis, sunroof, wireless charger, pilihan mode berkendara, hingga kelengkapan keselamatan aktif atau ADAS dengan 14 paket fitur di dalamnya.

Chery Omoda E5 yang memiliki dimensi panjang 4.400 mm, lebar 1.830 mm, tinggi 1.588 mm, dan jarak sumbu roda sepanjang 2.630 mm nantinya akan berhadapan dengan sesama kompetitor asal China lainnya seperti Wuling BinguoEV dan MG 4 EV.

Exteriornya masih sangat kental dengan bahasa desain seri Omoda lainnya, sementara detailnya, fascia depan lebih minimalis berkat desain yang lebih simpel tanpa banyak lubang ventilasi untuk sirkulasi udara.

Dengan velg berukuran 18-inci namun memiliki desain berbeda dibanding model Omoda lainnya, lebih tertutup dan tetap mengandalkan skema dual tone dan tidak lagi ditemukan logo dan emblem Chery.
Meski harga resminya belum diumumkan namun range harganya ada dikisaran Rp 500 – 550 jutaan.

Tinggalkan Balasan